Minggu, 05 Oktober 2014

PANDANGAN TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DALAM KEGIATAN PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR.

Oleh Guru SDN 2 Lingadan





Sebagaimana Pembelajaran Terpadu
               Sebagai suatu pembaruan dalam dunia pendidikan,  konsep pembelajaran terpadu yang merupakan aplikasi kurikulum terpadu bukanllah suatu konsep yang baru sama sekali, jika mengamati poses pembelajaran yang terjadi di SD kelas 1 maka di situ kita akan melihat dan menyadari bahwa pembelajran terpadu dengan sendirinya terlaksana,.
               Meski secara konseptual pembelajaran terpadu merupakan hal yang sudah di kembangkan berdasarkan kurikulum 2013, tetapi sebagai suatu model pembelajaran yang merupakan implementasi  pelaksanaan kurikulum 2013 dapatlah dikatakan masih baru (up to date)
               Sebelum pelaksanaan kurikulum 2013 ini lebih jauh terlaksana marilah kita kembali sejenak ke masa sejarah terjadinya model pembelajaran terpadu, yang meliputi beberapa hakikat pembelajaran terpadu dalam berbagai situasi pembelajara di sekolah kita masing-masing.
A.      Pengertian pembelajaran terpadu .
                                                    i.     Suatu produk yang dihasilkan dari usaha mengitregrasikan berbagai topic dari suatu atau beberapa mata pelajaran, integrasi di fokuskan dengan memusatkan pembelajaran pada suatu masalah yang dibahas, dikajij, dan dipecahkan melalui berbagai bahan dari satu atauatau beberapa mata pelajaran.
                                                   ii.     Suatu yang menghubunglan berbagai bidang studi dengan cara memotong garis batas mata pelajaranyang ada dan memperkuat suatu unit konsep-konsef darikurikulum 2013. Memang dapat dirancang dan diatur secara sistimatis untuk membantusiswamengatur bagaimana terjadinya berbagai konsep menghubungkannya atau mengaitkanmyadan mencari hubungan antara pengalaman dan proses belajar yang lalu, sekarang, dan yang akan dating.
Setelah kita amati dua pengertian tersebut yang terkandung esensi dari pembelajaran terpadu adaah integrasi, satu atau beberapa mata pelajaran, dan memusatkan pembelajaran.  Secara terminology atau istilah pembelajaran terpadu yaitu pendekatan infuse digunakan untuk memadukan materi yang spesifik, misalnya keterampilan menulis atau berpikir diantara kurikulum.
Pendekatan topic-topik dalam mata pelajaran, dimana memadukan berbagai focus dari satu mata pelajaran , misalnya keterpaduan program matematika.
Istilah lain adalah pendekatan interdisipliner bidang studi, pendekatan tematik dan pendekatan holistic.
Dari uraian singkat di atas berbagai hal kesulitan dalam pembelajaran terpadu sebagaimana pembelajaran tematik pada kurikulum 2013 saat sekarang ini dilaksanakan, yaitu antara lain:
1.      Kebanyakan guru yang ada tidak terlatih/dididik untuk melaksanakan pembelajaran terpadu atau tematik.
2.      Proses pembelajaran tidak bisa diorganisasikan secara sistematis.
3.      Meberatkan tugas guru.
4.      Siswa yang muda belum bsa diajak untuk menentukan arah pembelajaran.
5.      Fasilitas pada umumnya tidakmenunjang .
6.      Tidak sesuai dengan system ujian umum.
Dengan demikian untuk memberikan beberapa komitmen pendukung pelaksanaan kurikulum 2013 sebagai pembelajaran terpadu/tematik antara lain :
1.      Suatu pembaruan memerlukan perjuangan dan harus tetap dimulai oleh guru.
2.      Pembelajaran tematik tidak bersifat memaksa dan kaku, bisa dengan berbagai sumber
3.      Guru bisa menjadi lebih dinamis
4.      Guru memang tetap sebagai pengambil keputusan dalam menentukan tujuan dan bahan pelajaran.
5.      Gunakan alat/bahan pembelajaran yang sederhana.

        Demikian dari saya, bila hendak mengembangkan suatu pendidikan, mari kita bersama-sama memberikan inovasi yang dapat mengembangkan suatu pembelajaran ini dengan jalam saling memberikan saran-saran, kritikan-kritikan untuk kemajuan masa depan pendidikan Indonesia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar