Oleh Guru SDN 2 Lingadan
Sebagaimana
Pembelajaran Terpadu
Sebagai
suatu pembaruan dalam dunia pendidikan, konsep
pembelajaran terpadu yang merupakan aplikasi kurikulum terpadu bukanllah suatu
konsep yang baru sama sekali, jika mengamati poses pembelajaran yang terjadi di SD
kelas 1 maka di situ kita akan melihat dan menyadari bahwa pembelajran terpadu
dengan sendirinya terlaksana,.
Meski
secara konseptual pembelajaran terpadu merupakan hal yang sudah di kembangkan
berdasarkan kurikulum 2013, tetapi sebagai suatu model pembelajaran yang
merupakan implementasi pelaksanaan
kurikulum 2013 dapatlah dikatakan masih baru (up to date)
Sebelum pelaksanaan kurikulum 2013 ini lebih jauh terlaksana marilah kita kembali sejenak ke
masa sejarah terjadinya model pembelajaran terpadu, yang meliputi beberapa
hakikat pembelajaran terpadu dalam berbagai situasi pembelajara di sekolah kita
masing-masing.
A.
Pengertian pembelajaran terpadu .
i. Suatu
produk yang dihasilkan dari usaha mengitregrasikan berbagai topic dari suatu
atau beberapa mata pelajaran, integrasi di fokuskan dengan memusatkan
pembelajaran pada suatu masalah yang dibahas, dikajij, dan dipecahkan melalui
berbagai bahan dari satu atauatau beberapa mata pelajaran.
ii. Suatu
yang menghubunglan berbagai bidang studi dengan cara memotong garis batas mata
pelajaranyang ada dan memperkuat suatu unit konsep-konsef darikurikulum 2013. Memang
dapat dirancang dan diatur secara sistimatis untuk membantusiswamengatur
bagaimana terjadinya berbagai konsep menghubungkannya atau mengaitkanmyadan
mencari hubungan antara pengalaman dan proses belajar yang lalu, sekarang, dan
yang akan dating.
Setelah kita amati dua pengertian tersebut yang
terkandung esensi dari pembelajaran terpadu adaah integrasi, satu atau beberapa mata pelajaran, dan memusatkan
pembelajaran. Secara terminology atau
istilah pembelajaran terpadu yaitu pendekatan infuse digunakan untuk memadukan
materi yang spesifik, misalnya keterampilan menulis atau berpikir diantara
kurikulum.
Pendekatan topic-topik dalam mata
pelajaran, dimana memadukan berbagai focus dari satu mata pelajaran , misalnya
keterpaduan program matematika.
Istilah lain adalah pendekatan
interdisipliner bidang studi, pendekatan tematik dan pendekatan holistic.
Dari uraian singkat di atas berbagai hal
kesulitan dalam pembelajaran terpadu sebagaimana pembelajaran tematik pada kurikulum
2013 saat sekarang ini dilaksanakan, yaitu antara lain:
1.
Kebanyakan guru yang ada tidak terlatih/dididik
untuk melaksanakan pembelajaran terpadu atau tematik.
2.
Proses pembelajaran tidak bisa diorganisasikan
secara sistematis.
3.
Meberatkan tugas guru.
4.
Siswa yang muda belum bsa diajak untuk
menentukan arah pembelajaran.
5.
Fasilitas pada umumnya tidakmenunjang .
6.
Tidak sesuai dengan system ujian umum.
Dengan demikian untuk memberikan beberapa komitmen pendukung
pelaksanaan kurikulum 2013 sebagai pembelajaran terpadu/tematik antara lain :
1.
Suatu pembaruan memerlukan perjuangan dan harus
tetap dimulai oleh guru.
2.
Pembelajaran tematik tidak bersifat memaksa dan
kaku, bisa dengan berbagai sumber
3.
Guru bisa menjadi lebih dinamis
4.
Guru memang tetap sebagai pengambil keputusan
dalam menentukan tujuan dan bahan pelajaran.
5.
Gunakan alat/bahan pembelajaran yang sederhana.
Demikian dari saya, bila hendak mengembangkan suatu pendidikan, mari kita bersama-sama memberikan inovasi yang dapat mengembangkan suatu pembelajaran ini dengan jalam saling memberikan saran-saran, kritikan-kritikan untuk kemajuan masa depan pendidikan Indonesia.
